Cisco memperkenalkan Universal Quantum Switch untuk menghubungkan berbagai sistem komputer kuantum melalui empat metode encoding fotonik tanpa mengubah integritas data.
Dunia teknologi tengah mengembangkan komputer kuantum untuk menyelesaikan masalah kompleks di bidang kesehatan, keuangan, dan sains. Namun, hingga saat ini sistem-sistem tersebut masih terisolasi karena menggunakan metode komunikasi yang berbeda. Belum ada solusi standar yang mampu menghubungkan berbagai platform tanpa mengganggu integritas data kuantum.
Cisco memperkenalkan Universal Quantum Switch sebagai perangkat yang dirancang untuk mengatasi masalah tersebut. Solusi ini berfungsi sebagai penghubung antar sistem kuantum dari berbagai vendor agar dapat beroperasi dalam satu jaringan yang sama.
Perangkat ini bekerja dengan menangani berbagai metode encoding fotonik yang digunakan dalam komunikasi kuantum. Cisco merancang sistem ini agar mampu memproses beberapa format sekaligus dalam satu platform.
Empat metode encoding yang didukung meliputi:
- Polarisasi, yaitu arah orientasi gelombang cahaya
- Time-Bin, yaitu informasi berdasarkan waktu pulsa cahaya
- Frequency-Bin, yaitu perbedaan frekuensi atau panjang gelombang
- Path, yaitu jalur fisik yang dilalui sinyal
Sistem tersebut mampu mengubah satu jenis encoding menjadi encoding lain tanpa merusak state kuantum, sehingga komunikasi tetap akurat antar perangkat yang berbeda.
Berbeda dari banyak sistem kuantum lain, perangkat ini dapat beroperasi pada suhu ruangan. Hal ini menghilangkan kebutuhan akan sistem pendingin ekstrem dan membuat implementasi menjadi lebih praktis serta efisien dari sisi biaya.
Universal Quantum Switch juga kompatibel dengan infrastruktur serat optik yang sudah digunakan pada jaringan internet saat ini. Dengan demikian, organisasi tidak perlu membangun jaringan baru untuk mulai mengadopsi komunikasi kuantum.
Dari sisi operasional, perangkat ini mampu melakukan switching jalur komunikasi dengan latensi sangat rendah. Hal ini penting untuk menjaga performa dalam skenario jaringan kuantum berskala besar.
Cisco juga menekankan pendekatan terbuka melalui desain multi-vendor. Perangkat ini memungkinkan integrasi berbagai sistem kuantum tanpa ketergantungan pada satu penyedia teknologi tertentu.
“Mencapai tonggak sejarah ini merupakan momen penting bagi program kuantum kami dan bukti nyata akan potensi transformatif jaringan kuantum,” kata Vijoy Pandey, SVP/GM of Outshift, Cisco’s Emerging Technologies and Incubation Group. “Kami telah lama menyadari bahwa menghubungkan sistem kuantum adalah kunci untuk mencapai skalabilitas sejati, dan kini kami telah mengambil langkah penting untuk mewujudkan visi tersebut. Meskipun ini merupakan pencapaian yang signifikan, ini hanyalah permulaan. Jalan ke depan masih panjang, namun dampak dari apa yang sedang kami bangun dan apa yang masih akan datang akan sangat mendalam.”







