Gemini 3 Deep Think Bantu Riset Ilmiah Modern

Google memperbarui Gemini 3 Deep Think, mode penalaran lanjutan untuk riset sains dan teknik. 

Google memperbarui Gemini 3 Deep Think, yang merupakan mode penalaran khusus yang dirancang untuk menangani persoalan kompleks di bidang sains, riset, dan teknik. Pembaruan ini membantu penelitian modern yang sering tidak memiliki batasan jelas, solusi tunggal, maupun data yang sepenuhnya rapi.

Melalui kolaborasi dengan para ilmuwan, Gemini 3 Deep Think dikembangkan untuk menjembatani teori abstrak dengan penerapan praktis. Fokusnya bukan sekadar meningkatkan kecerdasan model, tetapi menghadirkan kemampuan analisis yang relevan untuk kebutuhan laboratorium dan industri.

Mode ini dirancang sebagai rekan berpikir bagi para ahli yang menghadapi data ambigu dan permasalahan multidisipliner. Dengan penalaran yang lebih terstruktur, sistem membantu pengguna mengeksplorasi hipotesis, memeriksa asumsi, dan menyusun pendekatan solusi secara sistematis.

Dalam rilis resminya, Google merangkum empat fungsi utama berdasarkan uji coba bersama peneliti:

  1. Penyelesaian logika matematika dan algoritma tingkat riset, termasuk soal pemrograman kompetitif tingkat lanjut.
  2. Navigasi domain ilmiah yang kompleks, dari kimia hingga fisika teoretis.
  3. Akselerasi rekayasa teknik melalui pemodelan sistem fisik berbasis kode.
  4. Interpretasi data penelitian untuk mengubah informasi kompleks menjadi insight yang dapat ditindaklanjuti.

Dalam berbagai benchmark internasional tahun 2025, Gemini 3 Deep Think dilaporkan mencapai performa setara level medali emas pada kompetisi sains dan matematika tingkat dunia. Capaian ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam akurasi dan kedalaman penalaran.

Saat ini, akses Gemini 3 Deep Think tersedia bagi pelanggan Google AI Ultra serta mulai dibuka melalui API untuk kalangan riset dan industri.