IBM Gandeng Deepgram Perkuat Voice AI

IBM dan Deepgram berkolaborasi untuk menghadirkan kapabilitas suara ke dalam watsonx Orchestrate, sehingga memungkinkan interaksi suara real-time yang akurat, mendukung beragam bahasa dan dialek. 

IBM dan Deepgram mengumumkan kolaborasi untuk mengintegrasikan kapabilitas speech-to-text dan text-to-speech Deepgram ke dalam platform watsonx Orchestrate. Integrasi ini menjadikan Deepgram sebagai voice technology partner pertama bagi IBM untuk solusi AI suara tingkat perusahaan. 

Kolaborasi ini dilatarbelakangi permintaan organisasi yang semakin tinggi akan kemampuan transkripsi suara real-time berbasis AI yang andal dan akurat, terutama untuk mendukung otomatisasi alur kerja dan interaksi percakapan dengan agen digital.

Teknologi suara yang dihadirkan mampu menangani kondisi rekaman nyata yang sering terganggu kebisingan latar belakang serta ragam aksen dalam dialog, sehingga menghasilkan transkripsi yang lebih akurat. Layanan ini juga mendukung lebih dari 35 bahasa dan varian dialek, termasuk variasi bahasa Arab dan India, serta menawarkan kemampuan custom tuning dan real-time captioning

Pemanfaatan teknologi suara ini membuka peluang baru bagi perusahaan dalam meningkatkan layanan pelanggan otomatis, analisis panggilan, dan entri data berbasis suara di sektor seperti kesehatan dan keuangan. 

“Suara semakin menjadi antarmuka default antara manusia dan teknologi, dan implementasi perusahaan memerlukan platform real-time yang akurat, latensi rendah, dan andal dalam skala besar,” kata Scott Stephenson, CEO and Co-Founder, Deepgram. “Dengan mengintegrasikan Deepgram ke dalam watsonx Orchestrate Agent Builder, klien IBM dapat mengembangkan agen suara dan alur kerja yang didukung suara di atas fondasi real-time yang telah dikembangkan dan disempurnakan selama lebih dari satu dekade.”