Adobe dan Runway resmi berkolaborasi menghadirkan model video generatif Gen-4.5 ke Adobe Firefly, membuka workflow AI video yang lebih terintegrasi bagi kreator dan brand.
Industri produksi video kini bergerak semakin cepat. Kreator dan brand dituntut menghasilkan konten visual berkualitas tinggi dalam waktu singkat, tanpa terbebani kompleksitas teknis. Kebutuhan ini mendorong integrasi teknologi AI generatif langsung ke dalam workflow profesional.
Adobe resmi menjalin kemitraan strategis dengan Runway untuk menghadirkan model video generatif terbaru ke dalam Adobe Firefly. Melalui kolaborasi ini, Adobe memperoleh akses awal terhadap model AI terbaru Runway, termasuk Gen-4.5, yang kini dapat digunakan langsung di lingkungan kerja kreatif Adobe.
Model Gen-4.5 memungkinkan pengguna membuat video hanya dari perintah teks. Sistem ini dirancang untuk menghasilkan pergerakan yang halus, simulasi fisika yang realistis, serta konsistensi karakter dan ekspresi antaradegan dalam satu proyek.
Workflow Profesional
Integrasi ini tidak berhenti pada pembuatan video dasar. Hasil generatif dari Firefly dapat dilanjutkan ke tahap produksi lanjutan melalui Adobe Premiere Pro dan After Effects, memungkinkan penyempurnaan visual, penambahan grafis, serta pengolahan audio dalam ekosistem yang sama.
“Seiring dengan transformasi produksi video oleh AI, para profesional beralih ke ekosistem kreatif Adobe mulai dari Firefly hingga Premiere dan After Effects untuk merancang, mengembangkan, dan memperluas cerita mereka di setiap layar,” kata Ely Greenfield, chief technology officer and senior vice president, digital media, Adobe. “Inovasi video generatif Runway yang dipadukan dengan alur kerja profesional yang terpercaya dari Adobe akan membantu kreator dan merek memperluas potensi kreatif mereka serta memenuhi tuntutan yang semakin meningkat dalam produksi konten dan media modern.”
Adobe Firefly juga mendukung pendekatan multi-model. Selain Gen-4.5 dari Runway, pengguna dapat memilih model AI lain sesuai kebutuhan proyek. Fleksibilitas ini memberi studio, agensi, dan perusahaan global kontrol lebih besar atas gaya visual dan output produksi mereka.









