Cyber Week 2025 mencapai rekor global US$336,6 miliar. Salesforce Agentforce 360, AI, dan AI Agent mendorong 20% pesanan dunia, memproses 61 juta order, 56,3 miliar pesan pemasaran, dan 4,2 miliar interaksi layanan pelanggan.
Cyber Week 2025 kembali mencetak tonggak bersejarah bagi industri ritel dunia. Total belanja global mencapai US$336,6 miliar, tumbuh 7% dari tahun sebelumnya. Di Amerika Serikat, penjualan naik 5% menjadi US$79,6 miliar, menunjukkan bahwa konsumen tetap antusias berbelanja meski harga naik. Analisis terhadap lebih dari 1,5 miliar pembeli mengonfirmasi bahwa AI dan AI Agent memainkan peran sentral, mendorong penjualan sebesar US$67 miliar dan memengaruhi 20% dari seluruh pesanan melalui rekomendasi produk yang dipersonalisasi dan layanan pelanggan berbasis percakapan.
Retailer yang mengadopsi Agentforce 360 milik Salesforce termasuk Funko, Pandora, dan Shark Ninja mencatat pertumbuhan penjualan 32% lebih cepat dibandingkan retailer yang tidak menggunakan teknologi serupa. Pernyataan dari Funko menegaskan bahwa Agentforce 360 membantu memodernisasi model dukungan pelanggan dan meningkatkan efisiensi operasional melalui respons otomatis berbasis AI Agent.
Keandalan menjadi fondasi penting selama puncak belanja global. Salesforce mencatat 100% uptime sepanjang Cyber Week, memastikan retailer tetap mampu melayani lonjakan trafik dan transaksi secara mulus. Agentforce Commerce memproses hampir 61 juta pesanan di toko digital, sementara Order Management System (OMS) menangani peningkatan volume pesanan sebesar 76% dibandingkan tahun sebelumnya. Di hari Black Friday, Retail POS mencatat pertumbuhan order 96% year-over-year.
Skala AI Agent dalam Marketing
Di ranah pemasaran, Agentforce Marketing berperan krusial dengan mengirimkan 56,3 miliar pesan pemasaran yang dipersonalisasi. Pendekatan ini mendorong konversi yang lebih tinggi karena pesan dikirimkan berdasarkan profil dan perilaku konsumen. Sementara itu, Agentforce Service menjadi tulang punggung layanan pasca-pembelian dengan membantu menyelesaikan lebih dari 4,2 miliar interaksi kasus. Percakapan layanan pelanggan berbasis AI Agent tumbuh 55% dari minggu sebelumnya, sedangkan tindakan AI Agent seperti memperbarui alamat pengiriman atau memulai proses pengembalian melonjak 70%, mengurangi beban tim layanan manusia dan menekan biaya operasional.
Seluruh personalisasi dan intelijen ini dimungkinkan oleh Data 360, mesin data hyperscale milik Salesforce. Selama Cyber Week, data yang dicerna mencapai 1,26 triliun rekaman, meningkat 44% year-over-year. Hal ini menegaskan pentingnya data besar dan machine learning dalam membangun pengalaman belanja yang cepat, relevan, dan dipersonalisasi di skala masif.
“Cyber Week semakin mengukuhkan posisinya sebagai jendela belanja terpenting sepanjang tahun seiring dengan meningkatnya relevansinya di seluruh dunia. Kami melihat konsumen yang berkomitmen untuk berbelanja, dan niat tersebut hampir sepenuhnya diekspresikan melalui perangkat mobile mulai dari menjelajahi produk di platform media sosial seperti TikTok dan saluran pencarian agen AI seperti ChatGPT hingga melakukan pembelian akhir melalui dompet digital. Pesan bagi para pengecer sangat jelas: Konsumen modern mengutamakan digital, dan jalur pembelian mereka kini ditentukan oleh kenyamanan dan kecepatan.” kata Caila Schwartz, Director, Consumer Insights, Salesforce.









