Data Canva menunjukkan pertumbuhan tren vision board dan dihubungkan dengan pembuatan resume yang memuncak awal tahun.
Vision board yang dulu cenderung privat, kini berubah menjadi aktivitas kreatif yang makin sosial dan makin mudah dibagikan. Orang memetakan target karier, milestone personal, afirmasi, sampai tujuan jangka panjang dalam format visual
Canva mencatat kreasi vision board di platformnya tumbuh 13,3% sepanjang 2025. Data menunjukkan menandakan kebiasaan ini bukan sekadar tren sesaat.
Dari ritual pribadi ke aktivitas sosial. Fenomena vision board nights ikut mendorong kebiasaan baru, yaitu membuat papan visi bareng teman, lalu mendokumentasikan prosesnya, bukan hanya memamerkan hasil akhir yang rapi.
Alasan visual board menjadi tren adalah visual dianggap lebih efektif untuk menerjemahkan ide, emosi, dan ambisi dibanding teks saja, terutama bagi audiens muda seperti Gen Z. Pilihan warna, tipografi, dan potongan gambar menjadi bagian dari pesan tentang “siapa saya” dan “mau jadi apa”.
Saat niat menjadi aksi menngejar karier, Canva menautkan tren vision board dengan tujuan yang lebih jelas. Sejak 2024, ada lebih dari 360 juta resume dibuat di Canva dan aktivitas bertema pekerjaan naik 21% dari tahun ke tahun.
Pola waktunya juga jelas. Pembuatan resume secara konsisten memuncak pada Januari sampai Mei, sejalan dengan siklus rekrutmen, kelulusan, dan momen evaluasi karier. Di sini, vision board berfungsi sebagai alat bantu berpikir sebelum orang benar-benar melangkah.










