Pasar server global mencapai rekor $444,1 miliar pada 2025 menurut IDC. Pertumbuhan pesat dipicu oleh investasi besar pada infrastruktur AI dan server dengan GPU.
Pasar server global mencatat pendapatan tertinggi sepanjang masa dengan nilai mencapai $444,1 miliar pada tahun 2025. Pertumbuhan ini didorong oleh percepatan investasi perusahaan dalam membangun infrastruktur AI serta sistem komputasi berskala besar. Meskipun kondisi ekonomi global menghadapi berbagai tantangan, permintaan terhadap perangkat komputasi berkinerja tinggi terus meningkat.
Banyak organisasi kini memperkuat fondasi teknologi mereka untuk mengolah data dalam jumlah besar serta menjalankan model AI yang semakin kompleks. Penyedia layanan cloud dan hyperscaler menjadi pendorong utama permintaan karena mereka membutuhkan kapasitas komputasi yang jauh lebih besar dibandingkan generasi sistem sebelumnya.
Server modern berperan penting dalam menjalankan berbagai beban kerja komputasi berat, termasuk pelatihan model AI, analisis data skala besar, serta pemrosesan grafis menggunakan GPU. Infrastruktur ini memastikan layanan digital tetap berjalan stabil bagi pengguna di seluruh dunia.
Berdasarkan laporan International Data Corporation (IDC), terdapat enam temuan utama yang menggambarkan kondisi pasar server saat ini.
- Pendapatan pasar server global mencapai rekor $444,1 miliar sepanjang tahun 2025.
- Segmen server non-x86 melonjak 146,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
- Server dengan GPU tertanam kini menyumbang lebih dari setengah total pendapatan pasar.
- Amerika Serikat menjadi wilayah dengan pertumbuhan tercepat dengan kenaikan 72,4 persen.
- Dell Technologies memimpin pangsa pasar global server dengan sekitar 10 persen.
- Harga komponen penting seperti GPU, DRAM, dan SSD mulai mengalami kenaikan karena tingginya permintaan.
Dell Technologies menempati posisi pertama dengan pangsa pasar sekitar 10 persen berkat pertumbuhan pesat pada segmen server akselerasi AI. Supermicro berada di posisi kedua dengan peningkatan penjualan yang sangat tinggi pada kategori yang sama, sementara Lenovo, IEIT Systems, dan Hewlett Packard Enterprise juga tetap bersaing di pasar global.
Meskipun pertumbuhan pasar sangat kuat, industri server menghadapi tantangan baru berupa kenaikan harga komponen seperti GPU, DRAM, dan SSD. Ketidakseimbangan antara permintaan dan kapasitas produksi membuat sejumlah perusahaan mulai mengamankan kontrak pasokan lebih awal untuk menghindari lonjakan biaya pada tahun 2026.










