Agar Perusahaan Dapat Cepat Adopsi AI Sekaligus Jaga Keamanan

IBM mengumumkan ketersediaan IBM Power Autonomous Operations, agen AI yang dirancang untuk memantau sistem Power secara berlanjut dan menyelesaikan kendala secara mandiri. Langkah ini melengkapi IBM Bob™ Premium Package for i, paket perangkat lunak berbasis agen untuk mempercepat pengembangan aplikasi pada platform IBM i.

Di samping itu, IBM juga memperkenalkan Power S1112, server entry-level yang efisien dan padat, namun cukup tangguh untuk menjalankan AI inference secara lokal.

Rangkaian fitur baru ini menjawab tantangan lonjakan adopsi kecerdasan buatan. Menurut studi IBM IBV 2026 Tech Leader, perusahaan diperkirakan akan mengoperasikan rata-rata 1.661 agen AI pada tahun 2027. Mengelola ratusan ribu keputusan otomatis setiap hari secara manual tentu tak lagi memungkinkan. Fondasi IT modern dituntut untuk mampu mengoptimalkan dirinya sendiri.

Melalui IBM Power Autonomous Operations, tim IT dapat mengelola sistem hanya lewat prompt obrolan sederhana. Sementara itu, IBM Bob Premium Package for i membuka akses pengembangan IBM i ke jangkauan pakar rekayasa yang lebih luas.

Menjembatani infrastruktur on-premises dan IBM Cloud, IBM terus memperkuat posisi platform Power sebagai tulang punggung beban kerja sensitif enterprise di era IT otonom.

“Perusahaan seharusnya tidak dihadapkan pada pilihan antara bergerak secepat perkembangan AI atau menjaga sistem mereka tetap stabil dan aman,” kata Hillery Hunter, General Manager untuk IBM Power dan CTO, IBM Infrastructure.

“Kami membuat IBM Power semakin mampu beroperasi secara mandiri, sehingga pekerjaan rutin untuk menjaga sistem tetap tersedia, teroptimasi, dan aman dapat berjalan secara otonom. Dengan begitu, tim klien kami dapat fokus menghabiskan waktu mereka untuk berinovasi, bukan sekadar melakukan pemeliharaan. Begitulah cara sebuah bisnis mengembangkan AI dengan kendali dan resiliensi yang Tangguh,” tambahnya.