Salesforce dan Formula 1 meluncurkan fan companion agent berbasis Agentforce untuk membantu penggemar memahami regulasi teknis F1 2026 sekaligus menghadirkan pengalaman digital yang lebih personal.
Formula 1 kini memiliki basis penggemar global sekitar 827 juta orang, dengan 43 persen di antaranya berasal dari kelompok usia di bawah 35 tahun. Generasi penggemar baru ini mencari cara yang lebih interaktif untuk memahami olahraga balap tersebut, terutama menjelang perubahan besar pada regulasi teknis mobil yang akan berlaku mulai musim 2026.
Salesforce dan Formula 1 memperluas kemitraan mereka dengan meluncurkan fan companion agent berbasis AI. Teknologi ini akan tersedia di situs resmi F1.com sebagai asisten interaktif yang dapat menjawab berbagai pertanyaan penggemar mengenai dunia Formula 1 selama 24 jam.
Asisten ini dibangun menggunakan teknologi Agentforce dari Salesforce. Sistem tersebut mengambil informasi dari sumber resmi Formula 1 sehingga mampu memberikan penjelasan yang akurat dan mudah dipahami terkait perubahan regulasi teknis yang akan diterapkan pada musim balap 2026.
Selain menjawab pertanyaan, sistem ini juga memantau topik yang sedang banyak dibicarakan oleh penggemar. Data tersebut membantu Formula 1 memahami apa yang paling ingin diketahui penonton sehingga organisasi dapat menghadirkan konten edukasi yang lebih relevan.
Personalisasi Pengalaman Penggemar dengan Data dan AI
Teknologi ini juga didukung oleh platform Data 360 yang menggabungkan informasi penonton dari lebih dari 100 sumber data berbeda. Dengan pendekatan ini, Formula 1 dapat membangun profil penggemar yang lebih lengkap dan memberikan rekomendasi konten yang sesuai dengan minat masing-masing pengguna.
Bagi tim layanan pelanggan, integrasi Agentforce membantu mempercepat proses penanganan pertanyaan umum seperti masalah login atau gangguan streaming. Teknologi ini memungkinkan tim layanan menghasilkan respons lebih cepat sehingga waktu tanggapan dapat berkurang hingga sekitar 80 persen.
Penggunaan AI juga membantu tim Formula 1 menghadirkan konten yang lebih tepat sasaran kepada penggemar. Rekomendasi konten berbasis AI bahkan terbukti meningkatkan tingkat klik pada materi digital yang disajikan kepada penonton.










