Canva Bisa Langsung Dipakai Di Claude Agar Desain Tidak Lari

Canva memperluas Canva x Claude AI connector agar tim bisa membuat desain dan presentasi on-brand langsung dari chat Claude.

Banyak tim sales dan marketing sudah memakai AI untuk mempercepat produksi materi, tetapi hasilnya sering lari dari identitas brand. Presentasi jadi tidak konsisten karena font, warna, dan tata letak berubah-ubah, sehingga waktu yang seharusnya dihemat dari AI justru habis untuk merapikan desain.

Canva memperluas Canva x Claude AI connector, sehingga kini pengguna bisa menghasilkan desain Canva yang rapi dan siap pakai langsung dari percakapan Claude dari Anthropic, tanpa bolak-balik aplikasi.

Pembaruan utamanya adalah kemampuan menerapkan Brand Kit saat membuat desain lewat Claude. Artinya, draf pertama presentasi bisa langsung mengikuti warna brand, font, dan gaya yang sudah ditetapkan.

Dampaknya terasa untuk pekerjaan yang butuh kecepatan sekaligus kredibilitas. Tim sales bisa menyiapkan pitch deck yang siap diperlihatkan ke klien. Tim marketing bisa membangun deck kampanye tanpa kehilangan konsistensi. Sementara bisnis kecil tetap bisa tampil profesional meski tanpa desainer khusus.

Canva menyebut fitur ini lahir dari masukan pengguna. Sebelumnya mereka mengeluh, AI memang mempercepat, tetapi masih ada pekerjaan tambahan untuk membawa kembali hasilnya agar sesuai brand. Dengan branding yang sudah terkunci sejak awal, tim bisa fokus menyusun pesan, bukan memperbaiki format.

Konektor ini juga memungkinkan Claude melakukan desain di Canva melalui perintah bahasa natural. Termasuk membuat presentasi baru, mengubah ukuran desain, mengisi template secara otomatis, serta mencari dan merangkum konten dari seluruh workspace Canva.

Dengan pendekatan ini, ide tidak berhenti di teks. Pengguna bisa brainstorming di chat, lalu mengubahnya menjadi desain Canva yang bisa diedit tanpa perlu upload file atau memindahkan aset secara manual.