AI di lokasi toko kini menjadi solusi untuk meningkatkan pengalaman pelanggan dan produktivitas staf. Dengan memanfaatkan edge computing, asisten pintar memberikan respons kontekstual secara instan tanpa tergantung koneksi jauh ke pusat data.
Pengunjung toko sering datang dengan kebutuhan yang spesifik, tetapi kesulitan menemukan produk di rak atau menunggu bantuan staf. Asisten pintar berbasis AI yang memahami inventaris dan konteks percakapan di lokasi bisa menyambut tamu serta membantu mereka berbelanja.
Menurut prediksi Gartner, 75% pemrosesan data akan terjadi di luar pusat data tradisional pada 2027. Tren ini semakin tinggi karena edge computing yang semakin meyebar, di mana komputasi berlangsung dekat dengan titik interaksi pelanggan.
AI yang bergantung pada pusat data jauh sering menghadapi keterlambatan respons dan gangguan koneksi. Hal tersebut dapat merusak pengalaman pelanggan karena jawaban yang lambat atau tidak akurat saat dibutuhkan.
Dengan edge computing, toko fisik kini bisa menjadi lingkungan eksekusi AI. Sistem ini memproses data secara lokal sehingga asisten pintar dapat memberikan jawaban cepat dan relevan sesuai konteks pembicaraan.
Asisten pintar ini dirancang untuk layanan percakapan dalam berbagai bahasa pilihan pelanggan. Teknologi tersebut memandu pembeli dalam menemukan produk, menjelaskan fungsi, atau memberi rekomendasi penggunaan tanpa harus navigasi manual di layar kios.










