Gartner memprediksi pada 2028 kesalahan konfigurasi AI dapat melumpuhkan infrastruktur nasional negara G20. Ini tiga langkah mitigasi yang direkomendasikan.
Ketergantungan pada sistem fisik-siber di sektor energi dan transportasi dapat meningkatkan efisiensi, tetapi juga membuka risiko baru. Kompleksitas integrasi sensor, jaringan, dan AI membuat kesalahan konfigurasi berpotensi berdampak sistemik.
Gartner memproyeksikan bahwa pada 2028, kesalahan konfigurasi AI akan menyebabkan gangguan serius pada infrastruktur nasional di salah satu negara G20, tanpa menyebut nama negaranya. Risiko ini diperkirakan berasal dari kesalahan teknis internal, bukan serangan siber.
“Kegagalan infrastruktur besar berikutnya mungkin tidak disebabkan oleh peretas atau bencana alam, melainkan oleh seorang insinyur yang bermaksud baik, skrip pembaruan yang cacat, atau desimal yang salah tempat,” kata Wam Voster, VP Analyst at Gartner. “Kill-switch yang aman atau mode override yang hanya dapat diakses oleh operator yang berwenang sangat penting untuk melindungi infrastruktur nasional dari pemadaman yang tidak disengaja akibat konfigurasi AI yang salah.”
Untuk mengurangi risiko tersebut, Gartner merekomendasikan:
- Mode override aman dengan mekanisme kill switch agar manusia dapat mengambil alih kendali.
- Penggunaan digital twin untuk menguji perubahan konfigurasi sebelum diterapkan.
- Pemantauan waktu nyata dengan kemampuan rollback serta tim respons insiden AI khusus.









