Anthropic dan CrowdStrike bergabung dalam Project Glasswing untuk mengamankan software di era AI.
Kemampuan AI frontier kini berkembang sampai ke titik yang mengubah lanskap keamanan siber global. Anthropic mengungkap bahwa Claude Mythos Preview, model AI yang belum dirilis ke publik, telah menemukan ribuan kerentanan berkategori tinggi pada sistem operasi, browser web, dan perangkat lunak penting lain.
Anthropic meluncurkan Project Glasswing dengan melibatkan mitra CrowdStrike, AWS, Apple, Cisco, Google, Microsoft, NVIDIA, Palo Alto Networks, JPMorganChase, Broadcom, dan Linux Foundation. Inisiatif ini ditujukan untuk membantu mengamankan software di dunia sebelum kemampuan serupa menyebar lebih luas dan dimanfaatkan pelaku serangan.
Dalam kolaborasi ini, Anthropic berfokus pada keamanan model di level pengembangan, sementara CrowdStrike menangani pengamanan saat AI diterapkan di lingkungan perusahaan. Pembagian peran ini penting karena risiko terbesar sering muncul bukan hanya dari apa yang bisa dilakukan model, tetapi dari apa yang terjadi ketika model terhubung ke data sensitif, basis data, CRM, atau alur kerja bisnis.
CrowdStrike menegaskan bahwa tata kelola implementasi AI kini menjadi faktor pembeda utama. Perusahaan yang bergerak paling cepat dalam adopsi AI adalah mereka yang mampu mengaturnya, sedangkan organisasi yang tidak memiliki kendali akan tertahan oleh risiko kebocoran data, penyalahgunaan akses, dan lemahnya visibilitas terhadap agen AI yang berjalan di sistem mereka.
Untuk mendukung pengamanan tersebut, CrowdStrike membawa empat kapabilitas ke dalam kolaborasi ini.
- Threat Intelligence memanfaatkan data nyata dari lebih dari 280 kelompok adversary untuk memahami bagaimana AI dapat dipersenjatai dan ancaman mana yang paling relevan.
- AI Detection and Response (AIDR) mengamankan AI agent saat runtime sekaligus menemukan dan mengatur aplikasi serta agen AI di seluruh perusahaan, termasuk shadow AI.
- CrowdStrike Falcon Data Security mencegah data sensitif perusahaan keluar melalui workflow AI dengan visibilitas dan kontrol di lapisan data.
- AgentWorks memberi perusahaan infrastruktur untuk membangun AI agent dengan governance, guardrails, audit trail, dan kontrol sejak hari pertama implementasi.
Seluruh kemampuan itu ditopang oleh visibilitas CrowdStrike di level endpoint, dengan pemantauan sekitar satu triliun peristiwa per hari. Visibilitas ini menjadi dasar agar tata kelola AI tidak berhenti sebagai kebijakan di atas kertas, melainkan benar-benar dapat ditegakkan saat AI mulai dipakai di perangkat, aplikasi, dan sistem perusahaan.




