Alibaba memperkenalkan Qwen sebagai agentic AI yang mampu memahami, berpikir, dan bertindak secara mandiri untuk mempercepat pengembangan software dan otomasi bisnis.
Alibaba meluncurkan Qwen3.6-Plus yang dirancang untuk mendukung alur kerja otomatis di lingkungan perusahaan. Model ini membawa kemampuan agentic coding, serta kemampuan pemahaman (perception) dan penalaran (reasoning) multimodal.
Qwen3.6-Plus mengedepankan kemampuan agentic AI, yaitu AI yang dapat bekerja secara mandiri. Modelini dirancang untuk menangani berbagai tugas rekayasa yang kompleks, memberikan informasi berskala besar, dan menghasilkan kebutuhan visual.
Dalam pengujian teknis, model ini menunjukkan performa kompetitif pada berbagai benchmark seperti Terminal-Bench, SWE-bench, dan pengujian multilingual coding. Hasil tersebut menandakan peningkatan kemampuan dalam skenario pengembangan perangkat lunak berbasis agen.
Dilengkapi dengan kemampuan multimodal, Qwen3.6-Plus mampu memahami dan menghubungkan informasi dari teks, gambar, dokumen, hingga video dalam satu konteks analisis yang utuh.
Kemampuan visual reasoning terlihat dari performa pada benchmark seperti MMMU dan RealWorldQA, sementara pemrosesan dokumen dan video diuji melalui OmniDocBench dan Video-MME. Hal ini memungkinkan sistem digunakan untuk berbagai kebutuhan analisis data yang kompleks.
Salah satu keunggulannya adalah siklus kerja emahami (perceive), menalar (reason), dan bertindak (act). Model dapat merencanakan tugas, menulis kode, menguji hasil, serta melakukan iterasi perbaikan secara otomatis dalam satu alur kerja.
Dalam pengembangan aplikasi, pengguna dapat mengubah desain visual seperti screenshot atau sketsa menjadi kode antarmuka secara langsung. Fitur ini mempercepat proses prototyping tanpa harus memulai dari nol.
Layanan ini tersedia melalui Alibaba Cloud Model Studio dan Qwen Chat, serta dapat diintegrasikan dengan berbagai tools pengembangan. Pendekatan ini memudahkan perusahaan mengubah kebutuhan bisnis menjadi solusi teknis yang siap digunakan.









