Tim F1 Mercedes-AMG PETRONAS Andalkan Komputasi HPE Di Musim Balap 2026

Teknologi HPE GreenLake membantu Mercedes-AMG PETRONAS Formula One Team mempercepat simulasi mobil, menganalisis miliaran data balapan, dan meningkatkan performa mobil W17 di musim F1 2026.

Musim Formula One 2026 mengalami perubahan regulasi besar yang memaksa tim merancang mobil dengan aerodinamika, sistem bahan bakar, dan teknologi baru. Dalam olahraga di mana kemenangan sering ditentukan oleh selisih milidetik, kecepatan inovasi menjadi faktor penentu performa di lintasan.

Mercedes-AMG PETRONAS Formula One Team menggandeng Hewlett Packard Enterprise (HPE) untuk mempercepat proses pengembangan mobil. Teknologi komputasi kinerja tinggi dan platform cloud HPE GreenLake digunakan untuk mendukung seluruh tahapan mulai dari desain mobil hingga analisis data saat balapan.

Dengan infrastruktur ini, tim dapat menjalankan simulasi teknik jauh lebih cepat tanpa melanggar batasan sumber daya yang ditetapkan oleh Fédération Internationale de l’Automobile (FIA). Efisiensi teknologi memungkinkan tim memaksimalkan pengembangan mobil sekaligus tetap mematuhi aturan anggaran Formula One.

Salah satu penggunaan utama teknologi ini adalah untuk menjalankan simulasi Computational Fluid Dynamics (CFD). Analisis ini membantu insinyur menentukan desain komponen mobil, seperti suspensi dan elemen aerodinamika, agar menghasilkan performa terbaik di lintasan.

Berkat peningkatan performa komputasi dari infrastruktur HPE, simulasi yang sebelumnya membutuhkan waktu hingga tiga hari kini dapat diselesaikan hanya dalam satu hari. Hal ini memberi tim lebih banyak waktu untuk melakukan pengujian dan penyempurnaan desain mobil. 

Selain di pabrik, Mercedes-AMG PETRONAS juga menggunakan mobile data center berbasis server dan jaringan HPE di area trackside. Sistem ini mengumpulkan serta menganalisis miliaran titik data dari sensor mobil selama sesi latihan maupun balapan.

Data seperti tekanan ban, suhu mesin, kondisi aerodinamika, hingga penggunaan bahan bakar diproses secara real time. Informasi tersebut membantu tim menentukan strategi balapan dan melakukan penyesuaian performa mobil secara cepat.

Melalui jaringan HPE yang menghubungkan sirkuit balap dengan pusat teknis tim di Brackley, Inggris, para insinyur dapat menjalankan model analisis performa secara instan. Hasilnya langsung dikirim kembali ke kru di lintasan untuk diimplementasikan dalam hitungan detik.

Pendekatan berbasis data ini membantu tim terus memangkas waktu putaran mobil W17 hingga sepersepuluh detik pada setiap balapan. Dengan kombinasi teknologi komputasi, analitik data, dan strategi balap, Mercedes-AMG PETRONAS berharap tetap kompetitif di era baru Formula One.