OpenAI menguji model iklan untuk pengguna gratis ChatGPT guna menjaga keberlanjutan layanan, dengan tetap menekankan privasi, keamanan, dan independensi jawaban AI.
ChatGPT kini digunakan oleh ratusan juta orang untuk belajar, bekerja, hingga mengambil keputusan sehari-hari. Sebelumnya telah dikabarkan, kini OpenAI memulai skema monetisasi tambahan, termasuk model berbasis iklan bagi pengguna gratis.
Konsep yang dikaji adalah penempatan iklan yang relevan dengan konteks percakapan. Artinya, sistem dapat menampilkan promosi produk atau layanan yang selaras dengan topik yang sedang dibahas, sehingga tidak terasa acak atau mengganggu alur interaksi.
Bagi pelaku bisnis, pendekatan ini membuka peluang untuk menjangkau pengguna dalam antarmuka percakapan yang natural. Format tersebut berbeda dari iklan tradisional karena muncul dalam ekosistem berbasis dialog, bukan berupa banner statis.
OpenAI menegaskan bahwa keberadaan sponsor tidak akan memengaruhi jawaban ChatGPT. Sistem AI tetap menghasilkan respons berdasarkan relevansi dan kualitas informasi, bukan kepentingan komersial pengiklan.
Dari sisi privasi, OpenAI menyatakan bahwa data percakapan tidak dibagikan kepada pengiklan. Laporan yang diberikan bersifat agregat, seperti performa tayangan atau interaksi, tanpa mengungkap isi chat pengguna secara individual.
Pengguna juga akan diberikan opsi kontrol, termasuk kemungkinan memilih paket berbayar untuk pengalaman tanpa iklan. Skema ini memberi fleksibilitas antara akses gratis berbasis iklan dan layanan premium tanpa gangguan komersial.
Selain itu, sistem dirancang untuk menghindari penayangan iklan pada akun di bawah usia tertentu serta menjauhi topik sensitif seperti kesehatan mental atau isu politik. Pendekatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga standar etika dan keamanan digital.






